15 Dosa Wanita Yang Sering Dianggap Biasa

1. Tidak berhijab (menutup aurat).

Allah berfirman, yang artinya: “Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu , anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min:”Hendakl ah mereka menjulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka“. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59).

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (QS. An Nuur: 24).

2. Menyambung rambut / memakai konde.

Dari Asma’ binti Abi Bakr, ada seorang perempuan yang menghadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, “Telah kunikahkan anak gadisku setelah itu dia sakit sehingga semua rambut kepalanya rontok dan suaminya memintaku segera mempertemukanny a dengan anak gadisku, apakah aku boleh menyambung rambut kepalanya. Rasulullah lantas melaknat perempuan yang menyambung rambut dan perempuan yang meminta agar rambutnya disambung” (HR Bukhari-Muslim)

3. Mewarnai / menyemir rambut dengan warna hitam.

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Pada akhir zaman nanti akan muncul suatu kaum yang bersemir dengan warna hitam seperti tembolok merpati. Mereka itu tidak akan mencium bau surga.” (HR. Abu Daud)

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, ”Pada hari penaklukan Makkah, Abu Quhafah (ayah Abu Bakar) datang dalam keadaan kepala dan jenggotnya telah memutih (seperti kapas, artinya beliau telah beruban). Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ubahlah uban ini dengan sesuatu, tetapi hindarilah warna hitam.” (HR. Muslim).

4. Mencabut uban.

Dari ‘Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah mencabut uban. Tidaklah seorang muslim yang beruban dalam Islam walaupun sehelai, melainkan uban tersebut akan menjadi cahaya baginya pada hari kiamat nanti.” (HR. Abu Daud)

5. Memakai bulu mata palsu.

Fatwa: “…Menurut kami, tidak diperbolehkan memasang bulu mata buatan (palsu) pada kedua matanya, karena hal tersebut sama dengan memasang rambut palsu, dan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melaknat wanita yang memasang dan yang minta dipasangi rambut palsu. Jika Nabi telah melarang menyambungkan rambut dengan rambut lainnya (memasang rambut palsu) maka memasang bulu mata pun tidak boleh.

Juga tidak boleh memasang bulu mata palsu karena alasan bulu mata yang asli tidak lentik atau pendek. Selayaknya seorang wanita muslimah menerima dengan penuh kerelaan sesuatu yang telah ditakdirkan Allah, dan tidak perlu melakukan tipu daya atau merekayasa kecantikan, sehingga tampak kepada sesuatu yang tidak dimilikinya, seperti memiliki pakaian yang tidak patut dipakai oleh seorang wanita muslimah…”

6. Bertabarruj.

Allah Azza wa Jalla berfirman, yang artinya: “Dan janganlah kalian (para wanita) bertabarruj (keluar rumah dengan berhias dan bertingkah laku) seperti (kebiasaan) wanita-wanita Jahiliyah yang dahulu” [al-Ahzaab:33].

7. Merenggangkan / mengikir gigi.

Dari Ibn Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang orang mencukur alis, mengkikir gigi, menyambung rambut, dan mentato, kecuali karena penyakit. (HR. Ahmad).

Dari ibn Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan, “Semoga Allah melaknat orang yang mentato, yang minta ditato, yang mencabut alis, yang minta dikerok alis, yang merenggangkan gigi, untuk memperindah penampilan, yang mengubah ciptaan Allah. (HR. Bukhari)

8. Membuat tatto. (Lihat point ke-7)

9. Memakai jilbab gaul / tidak memenuhi syarat hijab.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bahkan telah memperingatkan kita dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah:

“Ada dua golongan penghuni Neraka yang belum pernah aku lihat sebelumnya, yaitu suatu kaum yang membawa cambuk seperti ekor-ekor sapi betina yang mereka pakai untuk mencambuk manusia; wanita-wanita yang berpakaian (namun) telanjang, yang kalau berjalan berlenggak-leng gok menggoyang-goya ngkan kepalanya lagi durhaka (tidak ta’at), kepalanya seperti punuk-punuk unta yang meliuk-liuk. Mereka tidak akan masuk Surga dan tidak dapat mencium bau wanginya, padahal bau wanginya itu sudah tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR Muslim/HR Ahmad)

10. Memakai rambut palsu.

“Allah melaknat wanita yang menyambung rambutnya dan minta disambungkan rambutnya.” (HR. Bukhari-Muslim)

11. Mencukur rambut menyerupai laki-laki atau wanita kafir.

a. Potongan yang menyerupai potongan laki-laki maka hukumnya haram dan dosa besar, sebab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kaum wanita yang menyerupai kaum pria. Sebagaimana disebutkan dalam hadis, dari Ibn Abbas radliallahu ‘anhuma, bahwa beliau mengatakan:

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat kaum lelaki yang menyerupai wanita dan para wanita yang menyerupai lelaki.” (HR Bukhari)

b. Potongan yang menyerupai potongan khas wanita kafir, maka hukumnya juga haram, karena tidak boleh menyerupai orang-orang kafir. Sebagaimana disebutkan dalam hadis dari Ibn Umar radliallahu ‘anhuma bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Siapa yang meniru-niru (kebiasaan) suatu kaum maka dia termasuk kaum tersebut” (HR Abu Daud)

12. Mencukur / mencabut bulu alis. (Lihat point ke-7)

13. Memakai lensa kontak berwarna untuk tabarruj.

Syaikh Muhammad shalih Al-Munajjid hafidzahullah berkata: Kepada Fp Dzikir Cinta“…lensa kontak berwana untuk perhiasan (untuk bergaya). Maka hukumnya sama dengan perhiasan, jika digunakan untuk berhias bagi suaminya maka tidak mengapa.

Jika digunakan untuk yang lain maka hendaknya tidak menimbulkan fitnah. Dipersyaratkan juga tidak menimbulkan bahaya (misalnya iritasi dan alergi pada mata, pent) atau menimbulkan unsur penipuan dan kebohongan misalnya menampakkan pada laki-laki yang akan melamar. Dan juga tidak ada unsur menyia-nyiakan harta (israaf) karena Allah melarangnya.”

14. Operasi plastik untuk kecantikan.

Syekh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya, “Bagaimana hukum melaksanakan operasi kecantikan dan hukum mempelajari ilmu kecantikan?”
Jawaban beliau,”Operasi kecantikan (plastik) ini ada dua macam. Pertama, operasi kecantikan untuk menghilangkan cacat yang karena kecelakaan atau yang lainnya. Operasi seperti ini boleh dilakukan, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memberikan izin kepada seorang lelaki–yang terpotong hidungnya dalam peperangan–untu k membuat hidung palsu dari emas.

Kedua, operasi yang dilakukan bukan untuk menghilangkan cacat, namun hanya untuk menambah kecantikan (supaya bertambah cantik). Operasi ini hukumnya haram, tidak boleh dilakukan, karena dalam sebuah hadis (disebutkan), ‘Rasulullah melaknat orang yang menyambung rambut, orang yang minta disambung rambutnya, orang yang membuat tato, dan orang yang minta dibuatkan tato.’ (HR Bukhari).

15. Memakai kawat gigi untuk kecantikan / tabarruj.

Syaikh Ibnu Utsaimin pernah ditanya, “Apa hukumnya memperbaiki gigi?” Syaikh menjawab, “Memperbaiki gigi ini dibagi menjadi dua kategori:

Pertama, jika tujuannya supaya bertambah cantik atu indah, maka ini hukumnya haram. Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam melaknat wanita yang menata giginya agar terlihat lebih indah yang merubah ciptaan Allah. Padahal seorang wanita membutuhkan hal yang demikian untuk estetika (keindahan), dengan demikian seorang laki-laki lebih layak dilarang daripada wanita.

Kedua, jika seseorang memperbaikinya karena ada cacat, tidak mengapa ia melakukannya. Sebagian orang ada suatu cacat pada giginya, mungkin pada gigi serinya atau gigi yang lain. Cacat tersebut membuat orang merasa jijik untuk melihatnya. Keadaan yang demikian ini dimaklumi untuk membenarkannya. Hal ini dikategorikan sebagai menghilangkan aib atau cacat bukan termasuk menambah kecantikan. Dasar argumentasinya (dalil), Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan seorang laki-laki yang hidungnya terpotong agar menggantinya dengan hidung palsu dari emas, yang demikian ini termasuk menghilangkan cacat bukan dimaksudkan untuk mempercantik diri.”

Semoga bisa menjadi wanita muslimah terbaik, baik di keluarga, lingkungan, dan insya Allah negara kita, Amin. Insya Allah bahagia dunia dan akhirat akan kita dapatkan. Amin...
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Indonesia = Negeri Saba': Borobudur Peninggalan Nabi Sulaiman AS?

Jelajah Negeri (TVRI) pada episode kali ini menayangkan liputan dokumenter tentang keberadaan Borobudur sebagai peninggalan Nabi Sulaiman AS. Hal ini merupakan momen titik balik sejarah Borobudur untuk menemukan "Missing Link" keagungan sejarah Nusantara. Penelitian yang dilakukan selama kurang lebih 35 tahun oleh KH. Fahmi Basya (Penulis Buku Best Seller "Borobudur & Peninggalan Nabi Sulaiman") dilakukan melalui telaah ayat Al-Qur'an secara Matematik dan melakukan ekspedisi pencarian bukti-bukti, Benarkah Candi Borobudur peninggalan Nabi Sulaiman AS? Mari simak liputan berikut:



Untuk melihat channel "Indonesia = Negeri Saba'" full version simak video dibawah ini:
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Al-Qur'an Bukan Rekayasa Nabi Muhammad SAW


 Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarakatuh !

Saudara-saudari, kaum muslimin Rahimakumullah. Setiap penganut agama di dunia ini mempunyai sebuah kitab yang dianggapnya sebagai kitab suci. Orang Hindu mempunyai Kitab Wedha, Orang Budha mempunyai Kitab Tripitaka, Orang Yahudi mempunyai Kitab Taurat, Orang Nasrani mempunyai Kitab Injil, Penganut Konghucu mempunyai Kitab Tautehking, Orang Majusi mempunyai Kitab Zenavesta. Sementara kita, ummat Islam diberikan Kitab Al-Quran Al-Karim oleh Allah SWT. Mengapa kita meyakini bahwa Al-Qur’an ini sebagai kitab suci? Pertama, ia bebas dari intervensi dan investasi manusia. Ia sepenuhnya, baik isi maupun redaksi adalah produk dari Allah Subhanahu Wata’ala. Kita meyakini Al-Qur’an sebagai kitab suci karena sampai hari ini belum ada seorang pun yang sanggup membuat seperti itu. Suatu kitab hanya dinamakan suci jika dia bersih dari investasi dan intervensi manusia. Al-Qur’an ini, sejak turunnya berabad-abad yang lalu telah menantang orang-orang kafir dalam firman-Nya:

وَإِن كُنتُمْ فِي رَيْبٍ مِّمَّا نَزَّلْنَا عَلَى عَبْدِنَا فَأْتُواْ بِسُورَةٍ مِّن مِّثْلِهِ وَادْعُواْ شُهَدَاءكُم مِّن دُونِ اللّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang memang benar. (QS. 2:23)

Dalam ayat ini Allah swt. menyatakan, "Jika kamu sekalian masih ragu ragu tentang kebenaran Alquran dan mendakwakan Alquran buatan Muhammad, cobalah buat satu surah semisal ayat-ayat Alquran itu."

Kalau benar Muhammad yang membuatnya, niscaya kamu tentu sanggup pula membuatnya karena kamu pasti sanggup melakukan segala perbuatan yang sanggup dibuat oleh manusia. Ajak pulalah berhala-berhala yang kamu sembah, pembesar-pembesarmu, bersama-sama dengan kamu membuatnya karena kamu mengakui kekuasaan dan kebesaran berhala-berhala dan pembesar-pembesarmu itu.

Kemudian Allah menegaskan, jika kamu benar dalam pengakuanmu itu, tentu kamu sanggup membuatnya tetapi kamu adalah orang-orang pendusta, Alquran itu benar-benar diturunkan dari Allah karena itu mustahil manusia dapat membuatnya.

Ayat ini menunjukkan bahwa Alquran itu adalah mukjizat yang paling besar bagi Muhammad saw.

فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا وَلَنْ تَفْعَلُوا فَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِي وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ أُعِدَّتْ لِلْكَافِرِينَ

"Maka jika kamu tidak dapat membuat (nya)--dan pasti kamu tidak akan dapat membuat (nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir."(QS. 2:24)

Ayat ini menegaskan bahwa semua makhluk Allah tidak akan sanggup membuat tandingan terhadap satu ayat pun dari ayat-ayat Alquran. Karena itu, hendaklah manusia memelihara dirinya dari api neraka dengan mengikuti petunjuk-petunjuk Alquran. Hal ini ditegaskan dalam firman Allah swt:

قُلْ لَئِنِ اجْتَمَعَتِ الْإِنْسُ وَالْجِنُّ عَلَى أَنْ يَأْتُوا بِمِثْلِ هَذَا الْقُرْءَانِ لَا يَأْتُونَ بِمِثْلِهِ وَلَوْ كَانَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ ظَهِيرًا

Artinya: Katakanlah, "Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Alquran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebahagian yang lain." (Q.S Al Isra': 88) 

Kedua, kita meyakini Al-Qur’an sebagai kitab suci karena isi dan ajarannya sesuai dengan fitrah manusia. Suatu kitab dinamakan suci jika ajarannya sejalan dengan fitrah manusia. Misalnya, laki-laki memiliki nafsu terhadap perempuan dan perempuan suka terhadap laki-laki. Hal ini adalah fitrahnya sebagai manusia. Jika ada kitab suci yang melarang manusia untuk menikah maka kesucian kitab itu perlu diselidiki. Al-Qur’an adalah kitab suci yang sejalan dengan fitrah manusia maka ia menganjurkan manusia yang mampu untuk melangsungkan pernikahan. Contoh lain adalah secara fitrah manusia perlu makan. Jika ada kitab suci yang menyuruh manusia untuk puasa terus-menerus dari pagi sampai siang kemudian sore sampai malam lalu puasa lagi sampai pagi hari maka hal itu sama saja menyuruh manusia untuk mati. Al-Qur’an sesuai dengan fitrah manusia maka Islam melarang puasa wishol atau puasa nyambung artinya seseorang puasa dari mulai pagi hari sampai pagi kembali dan tidak berbuka pada saat magrib. Puasa seperti ini bukan hanya tidak boleh tetapi hukum melakukannya adalah haram. Kenapa? Karena hal itu bertentangan dengan fitrah manusia.

Ketiga, kita meyakini Al-Qur’an sebagai kitab suci karena isi Al-Qur’an tidak kontroversi artinya isinya tidak saling bertentangan satu sama lain. Dalam ayat manapun Al-Qur’an mengajarkan bahwa Allah itu esa. Contoh lainnya, jika satu kali Al-Qur’an menjelaskan sesuatu itu adalah haram maka ia akan tetap berkata bahwa sesuatu itu adalah haram. Jika sebuah kitab suci memiliki kontroversi, misalnya di satu ayat mengajarkan bahwa Tuhan itu satu tetapi di ayat lainnya mengajarkan bahwa Tuhan itu ada tiga, di ayat lain mengajarkan bahwa Tuhan itu ada empat maka nama kitab itu adalah kitab kacau. Bagaimana suatu kitab disebut suci kalau isinya kontroversi satu dengan yang lainnya?

Dari ketiga kriteria inilah kita meyakini bahwa Al-Qur’an adalah kitab suci. Masalah yang akan kita bahas pada kesempatan ini adalah bagaimana sikap kita terhadap Al-Qur’anulkarim sebagai kitab suci. Berangkat dari sebuah hadits, dimana Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wassallam pernah memberikan tawaran. Beliau bersabda, “Siapa saja yang menjadikan Al-Qur’an sebagai imam maka Al-Qur’an akan membimbing ia ke dalam surga tetapi siapa saja yang menjadikan Al-Qur’an sebagai makmum maka Al-Qur’an akan mendorong ia ke dalam neraka.”

Pilihan itu terserah kepada kita, siapa saja yang menjadikan Al-Qur’an sebagai imam, ditempatkannya Al-Qur’an di depan, dia ikuti petunjuk dan ajaran Al-Qur’an maka Al-Qur’an akan membimbingnya ke dalam surga, baik surga dunia maupun surga akhirat. Tetapi sebaliknya, siapa saja yang menempatkan Al-Qur’an di belakangnya, dia belakangi Al-Qur’an, dia belakangi ajaran-ajaran dan perintah Al-Qur’an, dia menuruti hawa nafsunya dalam kehidupan maka Al-Qur’an akan mendorong ia ke dalam neraka, baik neraka dunia maupun neraka akhirat. 

Sumber: Ceramah KH. M. Zainuddin MZ (Sikap Kita Terhadap Al-Qur'an)
              Muslim Blogspot
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Ibu Adalah Segalanya


Sebuah kisah teladan tentang pengabdian anak kepada Ibunya
 
Di acara konser musik religi bertajuk "Tabligh Akbar" yang disiarkan salah satu stasiun televisi swasta pada pertengahan bulan Ramadan 1433 H, ada satu hal yang paling berkesan, Yaitu, bait-bait lagu berjudul Ibu dan serpihan kisah yang dibawakan oleh Iwan Fals. Di tengah-tengah menyanyikan lagu tersebut, ia bercerita sambil menyampaikan sebuah kisah teladan tentang bakti anak kepada orang tuanya (Ibu).
 
"Setiap orang yang sehat pasti menyayangi dan mencintai Ibunya. Dan ini adalah kisah pengabdian seorang anak kepada ibunya." tutur Iwan sebelum bercerita.  

Berikut dialog antara sahabat dan Rasulullah yang diceritakan oleh Iwan Fals :

Ada sahabat bertanya kepada Nabi, "Adakah orang yang lebih disayangi oleh Allah selain engkau ya Rasulullah?".

Nabi menjawab, "Ada, dia adalah Salman Al Farisi".

Lalu sahabat bertanya lagi, "Mengapa ya Rasulullah ada seorang yang lebih disayangi oleh Allah, padahal engkau adalah kekasih Allah?".

Nabi pun menjawab, "Karena dia berasal dari keluarga miskin. Sementara Ibunya ingin naik haji tetapi untuk berjalan pun Ibunya tidak mampu. Sebagai bentuk kecintaan terhadap Ibunya, ia rela mengantar Ibunya naik haji dengan cara menggendongnya selama berhari-hari, melintasi teriknya matahari dan dinginnya gurun malam ke Makkah hingga kulit punggunya hampir seluruhnya terkelupas."

"Pengabdian yang teramat tulus dari seorang anak kepada ibunya. Itulah yang mengantarkannya menjadi orang yang sangat disayangi oleh Allah SWT. Subhanallah" ucap Iwan Fals setelah bercerita.

Setelah itu ia menyambung lagu Ibu yang dinyanyikannya, "Ribuan kilo jalan yang kau tempuh, lewati rintang untuk aku anakmu. Ibuku sayang masih terus berjalan, walau tapak kaki penuh darah penuh nanah. Seperti udara kasih yang engkau berikan, tak mampu ku membalas  Ibu... Ibu...".

Dan jujur, kisah tersebut membuat hati saya luluh dan air mata saya pun keluar dengan sendirinya. Tidakkah kita renungkan bersama betapa besarnya pengorbanan Ibu terhadap kita anaknya. Walaupun kita membalas pengorbanannya dengan apapun itu yang ada di dunia ini, pengorbanan seorang Ibu tidak akan bisa terbalaskan. Harapan Ibu itu sederhana, ia hanya ingin melihat anaknya tersenyum dan menjadi anak yang taat kepadanya. Bayangkan, dia selalu ada saat jiwa kita hilang, dia selalu memberikan cinta terindah disaat kita sakit dan terluka, dia menyembunyikan rasa susah, lelah, dan sakitnya demi kita, tak pernah lelah walaupun kita sering membalas kebaikan dan ketulusannya dengan salah dan keburukan yang kita lakukan. Astagfirullahal'aziim.

Semoga secuil kisah di atas memberi kita pembelajaran yang berharga untuk diteladani bersama. Amin.
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Tanda-Tanda Kiamat



Tanda-tanda kiamat menurut Al-Qur'an dan Hadist
 
“Mereka bertanya kepadamu tentang (kapan datangnya) hari kiamat. Katakanlah, “Sesungguhnya pengetahuan tentang kapan datangnya hari kiamat itu hanyalah di sisi Allah.” Dan tahukah kamu (wahai Muhammad) boleh jadi hari kiamat itu sudah dekat waktunya.” (QS. Al-Ahzab: 63)

“Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian melihat sepuluh tanda.” Lalu beliau menyebutkan, “[1] Dukhan (asap yang meliputi manusia), [2] keluarnya Dajjal, [3] Daabah (binatang yang bisa berbicara), [4] terbitnya matahari dari barat, [5] turunnya ’Isa bin Maryam ‘alaihimassalam, [6] keluarnya Ya’juj dan Ma’juj, [7,8,9] terjadinya tiga longsor besar (dibenamkan ke dalam bumi) di timur, di barat dan di jazirah Arab, yang terakhir adalah [10] keluarnya api dari Yaman yang menggiring manusia ke tempat berkumpulnya mereka”.” (HR. Muslim no. 7467) 

Berikut ini adalah firman Allah SWT, penjelasan mengenai kiamat terdapat pula dalam firman Allah Swt. QS. Al-Zalzalah ayat 1 sampai 8 mengenai tanda-tanda kiamat:
"Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, dan manusia bertanya: "Mengapa bumi (menjadi begini)?", pada hari itu bumi menceritakan beritanya karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya. Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka, Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula."

Pada hari itu semua yang pernah manusia lakukan semasa hidup, akan diperlihatkan kepadanya, perbuatan baik dan jahar sekecil apapun bobotnya akan tampak dimatanya.

Tentu sebagai bukti bahwa Allah SWT menciptkan manusia bukan karena alasan senda-gurau, namun semua itu ada konsekuensinya. Allah SWT tidak menciptakan manusia pula jin kecuali untuk ibadah pada-Nya.

Dan pada hari kiamat, maka manusia dimintai pertanggung-jawaban manusia atas perbuataan mereka saat diamanati hidup di bumi ini.  Dihari itu, tiada manusia yang dapat menolong manusia lainnya. Tidak pula ayah kepada isteri atau anaknya, juga sebaliknya. Masing-masing manusia mempertanggung-jawabkan dirinya masing-masing. Insya Allah kita adalah tergolong manusia-manusia yang beruntung pada hari itu. Amiiin Allahuma Amiiin.

Surat QS. Al-Infithaar ayat 1 hingga 19 memaparkan lagi deskripsi lebih detil mengenai hari kiamat, yakni:
  1. Apabila langit terbelah, 
  2. dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan, 
  3. dan apabila lautan menjadikan meluap, 
  4. dan apabila kuburan-kuburan dibongkar, 
  5. maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya. 
  6. Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah. 
  7. Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang, 
  8. dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu. 
  9. Bukan hanya durhaka saja, bahkan kamu mendustakan hari pembalasan. 
  10. Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), 
  11. yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu), 
  12. mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan. 
  13. Sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti benar-benar berada dalam syurga yang penuh kenikmatan, 
  14. dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka. 
  15. Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan. 
  16. Dan mereka sekali-kali tidak dapat keluar dari neraka itu. 
  17. Tahukah kamu apakah hari pembalasan itu? 
  18. Sekali lagi, tahukah kamu apakah hari pembalasan itu? 
  19. (Yaitu) hari (ketika) seseorang tidak berdaya sedikitpun untuk menolong orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah. 
Tanda-tanda kiamat besar
Berikut inilah tanda-tanda kiamat besar untuk diketahui :
  • Waktu terasa amat cepat berputar.
  • Banyaknya perzinahan dan sekarang seolah-olah sudah menjadi sesuatu hal yang biasa atau lumrah.
  • Terdapat banyak tempat jual beli dengan jarak yang berdekatan. Coba bayangkan, sekarang setiap orang sudah mulai mencoba mendapatkan penghasilan tambahan dengan cara berjualan.
  • Ketika seseorang merasa jika berdoa di Mekah, maka doanya akan cepat terkabul. Jelas sekali mengenai hal ini, banyak orang yang berbondong-bondong berangkat ibadah haji atau umrah sampai beberapa kali dengan harapan bahwa jika berdoa di Mekah, maka doanya akan cepat terkabul. Padahal sebenarnya pandangan itu sangatlah salah karena Allah itu dekat dan bahkan lebih dekat dari urat nadimu.
  • Munculnya Dajjal, Imam Mahdi, dan munculnya nabi palsu.
  • Terbitnya matahari dari sebelam barat dan tenggelam di sebelah timur. Hal tersebut merupakan kebalikan dari keseharian matahari terbit dari timur dan tenggelam dari sebelah barat.
  • Turunya Isa Almasih ke bumi.
  • Adanya Majjuj dan Yajjuj.
  • Orang-orang akan berlomba-lomba dalam menghias masjid sehingga terlihat megah. Namun sayangnya pengunjung masjid semakin sedikit sehingga masjid tersebut hanya dijadikan sebagai tempat yang memukau pengunjungnya.
  • Munculnya banyak binatang aneh. Mungkin kita sering melihat laporan berita di televisi mengenai binatang berwajah aneh atau binatang memiliki kaki aneh.  

    Berikut beberapa tanda-tanda kiamat yang sudah terjadi di sekitar kita :
1. Sembahyang diabaikan (diringan-ringankan).
2. Keinginan nafsu syahwat digalakkan dan berleluasa disebarkan melalui iklan, buku, gambar, risalah atau filem.
3. Penjenayah menjadi pemimpin dan kebanyakannya jahil mengenai agama dan banyak memberi fatwa yang menyesatkan pengikutnya.
4. Perkara benar menjadi salah dan salah menjadi benar. Sukar untuk membedakan perkara halal dan haram kerana yang haram dianggap halal serta sebaliknya.


5. Berbohong menjadi satu keperluan dalam hidup dan menganggap jika tidak berbohong sukar untuk hidup senang.
6. Membayar zakat (harta, perniagaan dan pendapatan) dianggap beban.
7. Orang yang hidup mengikut kehendak agama ditindas dan hati mereka sentiasa merintih kerana maksiat berleluasa tetapi mereka tidak mampu mencegahnya.
8. Turun hujan di luar musimnya dan hujan tidak memberi keuntungan kepada makhluk di muka bumi.
9. Fenomena lelaki berkahwin dengan lelaki (homoseksual) dan perempuan berkeinginan kepada perempuan (lesbian) semakin menjadi-jadi.
10. Perempuan menguasai lelaki dengan memakai ubat guna-guna, sihir dan amalan syaitan lain.
11. Anak-anak mengingkari dan menderhaka ibu bapa (ibu bapa menjadi kuli dan anak menjadi tuan).
12. Kawan baik dilayan dengan kasar, manakala musuh diberi layanan baik. Kawan disangka lawan dan musuh dianggap sahabat serta memusuhi orang yang mengajak berbuat kebaikan.
13. Dosa dipandang ringan malah bangga melakukannya seperti zina, minum arak, bergaul bebas antara lelaki dan perempuan, meninggalkan sembahyang, mendedahkan aurat dan berjudi.
14. Masjid dihias indah tetapi kosong, terpulau, berkunci dan banyak berlaku kecurian barang masjid yang berharga.
15. Ramai yang sembahyang tetapi munafik dan berpura-pura. Di dalam sembahyang berjanji akan mengikut suruhan Allah tetapi di luar sembahyang melanggar perintahNya,
16. Akan datang golongan manusia dari Barat menguasai mereka yang lemah (iman) dan ramai terpengaruh dengannya seperti mengikut cara mereka berpakaian, bergaul dan suka berpesta.
17. Al-Quran dicetak dengan indah tetapi hanya dijadikan perhiasan dan jarang dibaca serta diamalkan kehendaknya.
18. Amalan riba berleluasa hingga orang alim pun terjebak sama.
19. Darah manusia tidak berharga, sering berlaku pembunuhan, peperangan dan jenayah.
20. Penganut Islam tidak mahu mengamalkan suruhan agama dan tidak mahu membela serta menyebarkannya.
21. Akan bertambah banyak penyanyi wanita (wanita yang tidak beriman adalah senjata syaitan yang baik).
22. Ramai orang kaya pergi umrah dan haji dengan tujuan melancong, yang sederhana pergi untuk berniaga dan yang miskin bermaksud meminta sedekah




Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Dua Kalimat Yang Paling Dicintai Allah SWT




Terjemahan: Dari Abu Hurairah Radiyallahu’anhu ia berkata: Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Barangsiapa membaca ‘Subhanallah wa bihamdihi’ (Mahasuci Allah dan dengan segenap puji-Nya) sebanyak seratus kali, niscaya semua dosanya dihapus, walaupun laksana buih di laut.” (Muttafaqun ‘alaih).
Footnote:
(Shahih) HR. Al Bukhari no. 6405 dan Muslim 2691. 


Terjemahan: Dari Abu Hurairah Radiyallahu’anhu ia berkata: Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Ada dua kalimat yang disukai oleh Allah Yang Maha pemurah, ringan bagi lisan, dan berat dalam timbangan amal kelak, yaitu : Subhanallah wa bi hamdihi, Subhanallahi al ‘azhim. (Mahasuci Allah dengan segala puji-Nya, dan Mahasuci Allah Yang Maha Agung).” (HR. Bukhari dan Muslim).
Footnote:
(Shahih) HR. al Bukhari no. 6406 dan Muslim no. 2694.

Sumber: Kitabuljami
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati